Selasa, 26 Juli 2016

Kebutuhan dan Kelangkaan

Bismillahirrahmanirrahim

Bab 1 Kebutuhan Manusia
1. Kebutuhan manusia adalah Suatu rasa yang timbul secara alami dari dalam diri manusia untuk memenuhi segala sesuatu yang diperlukan dalam kehidupannya.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia antara lain :
a. Kondisi Alam
b. Peradaban
c. Agama dan Kepercayaan
d. Adat Istiadat
e. Pendidikan
f. Pekerjaan
g. Penghasilan yang diperoleh
h. Umur
i. Kebangsaan dan Budaya
3. Macam-macam kebutuhan manusia :
• Kebutuhan menurut intensitasnya (Kebutuhan Primer,Sekunder,Tersier)
• Kebutuhan menurut waktunya (Kebutuhan sekarang dan Kebutuhan masa yang akan datang)
• Kebutuhan menurut sifatnya (Kebutuhan jasmani dan rohani)
• Kebutuhan menurut subyeknya (Kebutuhan individual dan kebutuhan kolektif)
4.Peradaban dapat mempengaruhi kebutuhan manusia karena seiring dengan berkembangnya peradaban atau zaman maka kebutuhan manusia juga akan berkembang/meningkat dari pada sebelumnya.
5.Kondisi alam dapat mempengaruhi kebutuhan manusia karena kondisi alam akan menentukan kebutuhan manusia terhadap suatu barang/jasa.Misalnya orang yang berada di kutub utara mempunyai kebutuhan yang berbeda dibandingkan orang yang tinggal di cuaca panas.
6.Kebutuhan Manusia antara lain :
- Kebutuhan Primer adalah Kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan dapat disebut juga sebagai kebutuhan pertama/pokok.
- Kebutuhan Sekunder adalah Kebutuhan yang harus terpenuhi setelah kebutuhan primer terlaksana.
- Kebutuhan Tersier adalah Kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terlaksana,kebutuhan ini sering disebut sebagai kebutuhan barang-barang mewah.
- Kebutuhan Jasmani adalah Kebutuhan yang harus terpenuhi dan berhubungan dengan jasmani atau fisik,misal menjaga penampilan,kesehatan,dll.
- Kebutuhan Kolektif adalah Kebutuhan bersama dalam suatu masyarakat dan dapat bermanfaat bagi kepentingan bersama,misal jalan,rumah sakit,jembatan,dll.

Bab 2 Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia yang Tidak Terbatas
1.Benda Pemuas Kebutuhan adalah Segala sesuatu yang dapat memuaskan kebutuhan manusia.
2.Jenis – jenis benda pemuas kebutuhan :
a.Berdasarkan/menurut cara mendapatkannya (Benda Ekonomi dan Benda Bebas)
b.Menurut kegunaannya (Benda Konsumsi dan Benda Produksi)
c.Menurut proses prosuksinya (Barang mentah,Barang setengah jadi dan barang jadi)
d.Menurut hubungannya dengan benda lain (Benda Komplementer dan Benda Substitusi)
e.Menurut ketahanannya (Barang tahan lama,Barang tidak tahan lama dan Barang tidak habis pakai )
f.Menurut sifat industri (Hasil industri asli dan Hasil industri pabrik).
3.Kelangkaan adalah Situasi dimana masyarakat hanya mempunyai sumber daya terbatas sehingga tidak dapat meyediakan semua barang dan jasa sebanyak yang dibutuhkan.
4.Benda Komplementer adalah Benda pemuas kebutuhan yang akan bermanfaat atau berguna jika dipakai bersama-sama dengan benda lainnya.
5.Faktor-faktor penyebab kelangkaan :
a.Kebutuhan manusia harus meningkat, sedangkan sumber daya yang baru belum ditemukan
b.Sebagian besar manusia memiliki sifat serakah,akibatnya persediaan sumber daya alam cepat berkurang/rusak
c.Kemampuan manusia untuk mengelola sumber daya alam terbatas.
6.Time Untility atau (Kegunaan Waktu) adalah Kegunaan suatu benda yang bertambah jika benda itu dipakai pada waktu-waktu yang tepat dan sesuai dengan benda tersebut.
7.Ownership Untility (Kegunaan Kepemilikan) artinya Kegunaan suatu benda baru akan terasa apabila telah ada pemiliknya atau dimiliki oleh konsumen yang tepat.

Rabu, 30 September 2015

PERBEDAAN HTML DAN HTML 5

SEJARAH SINGKAT

         Tahun 1980, IBM memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Language, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.
        Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang menyatakan markup language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML (Standard Generalized Markup Language). ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran. Tetapi di luar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML saat ini adalah HTML5.

Sejarah dari standar HTML


  Kegunaan 
          Dokumen HTML mirip dengan dokumen tulisan biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah tulisan bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. Sebagai contoh jika ingin membuat tulisan ditampilkan menjadi tebal seperti: TAMPIL TEBAL, maka penulisannya dilakukan dengan cara: <b> TAMPIL TEBAL</b>. Tanda <b> digunakan untuk mengaktifkan instruksi cetak tebal, diikuti oleh tulisan yang ingin ditebalkan, dan diakhiri dengan tanda </b> untuk menonaktifkan cetak tebal tersebut. HTML lebih menekankan pada penggambaran komponen-komponen struktur dan format di dalam halaman web daripada menentukan penampilannya. Sedangkan penjelajah web digunakan untuk menginterpretasikan susunan halaman ke gaya built-in penjelajah web dengan menggunakan jenis tulisan, tab, warna, garis, dan perataan text yang dikehendaki ke komputer yang menampilkan halaman web. Salah satu hal Penting tentang eksistensi HTML adalah tersedianya Lingua franca (bahasa Komunikasi) antar komputer dengan kemampuan berbeda. Pengguna Macintosh tidak dapat melihat tampilan yang sama sebagaimana tampilan yang terlihat dalam pc berbasis Windows. Pengguna Microsoft Windows pun tidak akan dapat melihat tampilan yang sama sebagaimana tampilan yang terlihat pada pengguna yang menggunakan Produk-produk Sun Microsystems. namun demikian pengguna-pengguna tersebut dapat melihat semua halaman web yang telah diformat dan berisi Grafika dan Pranala.

Markah/Tanda

Secara garis besar, terdapat 4 jenis elemen dari HTML:
  • Struktural. Tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah tulisan (contoh, <h1>Golf</h1> akan memerintahkan peramban untuk menampilkan "Golf" sebagai tulisan tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1
  • Presentasional. Tanda yang menentukan tampilan dari sebuah tulisan tidak peduli dengan level dari tulisan tersebut (contoh, <b>boldface</b> akan menampilkan bold. Tanda presentasional saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan tulisan,
  • Hiperteks. Tanda yang menunjukkan pranala ke bagian dari dokumen tersebut atau pranala ke dokumen lain (contoh, <a href="http://www.wikipedia.org/"> Wikipedia</a> akan menampilkan Wikipedia sebagai sebuah hyperlink ke URL tertentu),
  • Elemen widget yang membuat objek-objek lain seperti tombol (<button>), daftar (<li>), dan garis horizontal (<hr>). Konsep hiperteks pada HTML memungkinkan pembuatan tautan pada suatu kelompok kata atau frasa untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web,
Ada tiga macam pranala (link) yang dapat digunakan:
  • Pranala menuju bagian lain dari page.
  • Pranala menuju page lain dalam satu web site.
  • Pranala menuju resource atau web site yang berbeda.[4]
Selain markup presentasional, markup yang lain tidak menentukan bagaimana tampilan dari sebuah tulisan. Namun untuk saat ini, penggunaan tag HTML untuk menentukan tampilan telah dianjurkan untuk mulai ditinggalkan, dan sebagai gantinya digunakan Cascading Style Sheets.

Contoh dokumen HTML sederhana

Untuk HTML 4 Strict [5]
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN"
	"http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">
<html>
	<head bgcolor=black text=white>
		<title>Selamat Datang HTML</title>
	</head>
	<body>
		<p>Halo dunia!</p>
	</body>
</html>
Untuk HTML 5 [6]
<!DOCTYPE HTML>
<html>
	<head style="background-color: black; color: white;">
		<title>Selamat Datang HTML</title>
	</head>
	<body>
		<p>Halo dunia!</p>
	</body>
</html>

Head

Dokumen HTML diapit oleh tag <HEAD></HEAD>. Di dalam bagian ini biasanya dimuat tag TITLE yang menampilkan judul halaman pada titlenya browser. Selain itu Bookmark juga menggunakan tag TITLE untuk memberi mark suatu web site. Browser menyimpan “title” sebagai bookmark dan juga untuk keperluan pencarian (searching) biasanya title digunakan sebagai keyword. Header juga memuat tag META yang biasanya dapat digunakan untuk menentukan informasi tertentu mengenai dokumen HTML. Anda bisa menentukan author name, keywords, dan lainnya pada tag META.
Contoh:
<meta name="author" content="ubuntu-online">

Body

Bagian BODY, yang dinyatakan dengan tag <BODY>…</BODY>, merupakan tubuh atau isi dari dokumen HTML dimana anda meletakan informasi yang akan ditampilkan pada browser.

Tag

HTML tidak membedakan penggunaan huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen. Suatu elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut. Tag ini dinyatakan dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>).
Tag biasanya merupakan suatu pasangan yang disebut dengan:
  • Tag awal, dinyatakan dalam bentuk <nama tag>
  • Tag akhir, dinyatakan dalam bentuk </nama tag>
Formatnya: <nama tag> teks yang ditampilkan </nama tag>.
Contoh: untuk menampilkan teks dalam format teks miring Teks ini terlihat miring di browser anda dengan perintah HTML <i>Teks ini terlihat miring di browser Anda</i>

Atribut

Tag awal bisa memiliki beberapa buah atribut yang menyatakan karakteristik dari tag tersebut. Misalnya, <P STYLE="text-align:left"> digunakan untuk membuat rata kiri suatu paragraf. Tag yang digunakan adalah <P> dan atribut yang menyertainya adalah STYLE dengan nilai "text-align:left"
 
Pengertian HTML 
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World wide  Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
HTML 5
HTML 5 memperkenalkan elemen baru ke HTML untuk pertama kalinya sejak tahun 1990-an. Unsur struktural baru termasuk aside, figure, dan section. Elemen inline baru seperti waktu, meter, dan progress.Termasuk Elemen Embedding baru seperti video dan audio. Elemen interaktif baru mencakup details, datagrid, dan command.

Pengembangan standar baru untuk web ini didorong oleh kelompok Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG), yaitu sebuah kelompok kerja yang terdiri dari wakil para pengembang browser utama dari Google, Apple, Mozilla und Opera. Menurut rencana, sepesifikasi untuk HTML 5 diterapkan mulai tahun ini (1999) menggantikan Standar HTML 4.01. Salah satunya adalah menerapkan elemen HTML 5 yang mampu menggambar atau manipulasi geometri di web. Fitur penting lain misalnya kemudahan mengintegrasikan Video, Audio dan aplikasi lain menggunakan HTML 5.

Browser support HTML5
HTML5 adalah tidak lagi standard rasmi, dan tiada pelayar mempunyai sokongan HTML5 penuh.
Tetapi semua pelayar utama (Safari, Chrome, Firefox, Opera, Internet Explorer) terus untuk menambah ciri-ciri HTML5 baru untuk versi terbaru mereka.
Tentang Spesifikasi HTML 5
Spesifikasi HTML 5 Spesifikasi HTML 5 menjabarkan vokabular yang dapat ditulis dalam dua sintak yaitu html dan XML yang disesuaikan dengan kebutuhan pemrogram, pasar atau aplikasi. 
HTML SEBELUMNYA

Vokabular HTML dari jaman sebalumnya (HTML+, HTML 2.0, HTML 3.2) umumnya ditulis menggunakan aturan sintak SGML. Pada HTML 4 telah diterapkan dua sintak yaitu: SGML (disebut sebagai HTML 4.01) dan XML (disebut XHTML 1.0).
Halaman Web yang Biasa ditulis Dengan HTML 4;
<html>  <head>
<title>Hobo Web LTD Scotland</title>

</head>
<body>
<div id="page">
<div id="header">
<h1><a href="/blog/">Hobo Web</a></h1>
</div>
<div id="container">

<div id="center" class="column">
<div class="post" id="post-102">
<h2><a href="/test-page/">
Test Page 1</a></h2>        <div class="entry">
<p>Article Text here</p>

</div>
</div>
<div class="post" id="post-101">
<h2><a href="/test2/">
Test 2</a></h2>
<div class="entry">
<p>Article 2 Text here</p>

</div>
</div>
</div>
<div class="navigation">
<div class="alignleft">
<a href="/blog/page/2/">« Previous Entries</a>
</div>
<div class="alignright"></div>

</div>
</div>
<div id="right" class="column">
<ul id="sidebar">
<li><h2>Hobo Stuff</h2>
<ul>
<li><a href="/blog/comment-policy/">Comment Policy</a></li>

<li><a href="/blog/todo-list/">Todo List</a></li>
</ul></li>
<li><h2>Archives</h2>
<ul>
<li><a href='/blog/2008/04/'>April 2008</a></li>

<li><a href='/blog/2008/03/'>March 2008</a></li>
<li><a href='/blog/2008/02/'>February 2008</a></li>
<li><a href='/blog/2008/01/'>January 2008</a></li>

</ul>
</li>
</ul>
</div>
<div id="footer"><p>Copyright 2008 Hobo Web LTD</p>
</div>
</div>

</body>
</html>



Contoh Halaman Web yang Ditulis dengan HTML5;
<html> <head>
<title>Hobo Web LTD Scotland</title>

</head>
<body>
<header>
<h1><a href="http://blog/">Hobo Web</a></h1>
</header>
<section>
<article>

<h2><a href="/test-page/">
Test Page 1</a></h2>        <p>Article Text here</p>
</article>
<article>
<h2><a href="/test2/">

Test 2</a></h2>
<p>Article Text 2 here</p>
</article>
<nav>
<a href="/blog/page/2/">« Previous Entries</a>
</nav>

</section>
<nav>
<ul>
<li><h2>Hobo Stuff</h2>
<ul>
<li><a href="/blog/comment-policy/">Comment Policy</a></li>

<li><a href="/blog/todo-list/">Todo List</a></li>
</ul></li>
<li><h2>Archives</h2>
<ul>
<li><a href='/blog/2008/04/'>April 2008</a></li>

<li><a href='/blog/2008/03/'>March 2008</a></li>
<li><a href='/blog/2008/02/'>February 2008</a></li>
<li><a href='/blog/2008/01/'>January 2008</a></li>

</ul>
</li>
</ul>
</nav>
<footer>
<p>Copyright 2008 Hobo Web LTD</p>
</footer>
</body>

</html>

HTML 5 mendefinisikan kelima revisi besar bahasa inti dari World Wide Web – HTML – dari W3C (World Wide Web Consortium). Juga disebut Aplikasi Web 1.0 – masih ada tidak ada ruang nama atau skema. Unsur tidak harus ditutup. Browser akan mengampuni kesalahan. Sebuah p masih p, dan meja masih meja.
HTML 5 menambahkan unsur-unsur baru untuk secara khusus mengidentifikasi masing-masing konstruksi umum:
  1. Section: Sebuah bagian atau bab dalam sebuah buku, sebuah bagian dalam sebuah bab, atau pada dasarnya apa pun yang memiliki pos sendiri dalam HTML 4
  2. Header: header Halaman yang ditampilkan pada halaman , tidak sama dengan unsur kepala
  3. Footer: Halaman footer di mana baik cetak pergi; tanda tangan dalam sebuah pesan e-mail
  4. Nav: Koleksi link ke halaman lain
  5. Article: Sebuah entri independen dalam sebuah blog, majalah, ringkasan, dan sebagainya
Dalam HTML5 banyak kelebihan nya dibanding dengan versi HTML yang sebelum nya. Terdapat juga fitur fitus canggih pada HTML5. Dengan HTML5, pengembangan aplikasi web adalah lebih mudah dibandingkan sebelumnya.